Apa Saja Jenis Perlengkapan Alat Test Elektronik? – Saat ini, peralatan elektronik tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari – hari. Kamu mungkin menyadari bahwa hampir semua alat yang kamu kenakan adalah alat elektronik seperti telepon genggam, setrika, televisi, rice cooker, komputer, lemari pendingin, dll. Bahkan saat ini, ada banyak orang yang mulai beralih menggunakan kompor listrik sebagai salah satu alat elektronik di dapur. Mereka tidak lagi menggunakan kompor gas untuk memasak makanan. Seperti namanya, peralatan tersebut membutuhkan listrik sebagai sumber tenaga. Jumlah listrik yang dibutuhkan setiap alat berbeda. Hal ini bergantung dengan spesifikasi barang dan bagaimana cara peruntukkannya. Kamu mungkin pernah melihat di beberapa peralatan elektronik tertera keterangan seperti voltase atau beda potensial listrik yang dibutuhkan, daya listrik yang digunakan, dan kuat arus listrik yang akan mengalir. Hal ini mengindikasikan bahwa alat elektronik tersebut harus digunakan sesuai dengan keterangan yang dituliskan. Akan tetapi, terkadang ada beberapa peralatan yang tidak menuliskan dengan jelas spesikasi tersebut. Lantas, apa yang harus dilakukan?

Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa menggunakan sebuah alat yang disebut dengan alat ukur elektronika. Sesuai namanya, alat ini akan mengukur beberapa elemen besaran listrik dari sebuah peralatan elektronik. Ada beberapa besaran listrik yang bisa diukur seperti daya listrik (P), kuat arus listrik (A), hambatan listrik (R), beda potensial listrik (V), dll. Setiap besaran listrik tersebut akan diukur dengan menggunakan alat yang berbeda. Sehingga, penggunaanya harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Salah satunya adalah voltameter. Alat ini merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengukur besarnya tegangan listrik yang digunakan oleh suatu rangkaian listrik. Voltameter dibuat menjadi beberapa bagian yaitu lempengan tembaga yang berjumlah tiga buah dengan sebuah bakelite. Rangkaian tersebut didesain pada sebuah tabung yang terbuat dari plastik ataupun kaca dengan ukuran sekitar 15 cm x 10 cm. Voltameter memiliki dua buah kutub yaitu katoda dan anoda. Katoda merupakan lempengan tembaga yang ada di tengah tabung. Sementara itu, anoda merupakan sebuah lempegan tembaga yang ada di luar tabung. Biasanya, voltameter disusun dalam posisi paralek dengan komponen yang akan diukur beda potensialnya.

Alat ukur elektronik yang kedua adalah ohm-meter. Alat ini digunakan sebagai sebuah alat ukur besarnya hambatan listrik yang ada di suatu rangkaian listrik. Apa itu hambatan listrik? Secara umum, hambatan listrik merupakan kemampuan untuk menghambat aliran arus listrik yang ada di suatu rangkaian listri atau konduktor. Besarnya hambatan listrik yang digunakan biasanya dinyatakan dalam satuan besaran yang disebut ohm. Oleh karena itu, alat untuk mengukur hambatan listrik disebut dengan ohm-meter. Bagaimana cara kerjanya? Secara umum, ohm-meter menggunakan galvanometer yang digunakan untuk menentukan besarnya arus listrik dalam suatu rangkaian listrik. Setelah itu, hambatan listrik yang terkandung dalam rangkain listrik tersebut dapat diterjemahkan dari besar arus listrik yang mengalir. Dua alat tersebut merupakan salah satu alat ukur peralatan elektronik yang sering digunakan. Bagi para pelajar mereka mungkin sering menemukan alat tersebut di laboratorium fisika atau teknik elektronika. Lantas, apakah alat tersebut bisa didapatkan dengan mudah? Alat ukur elektronik dijual dengan bebas pada beberapa toko peralatan elektronik. Selain itu, alat ukur elektronik juga bisa didapatkan di beberapa toko online dengan mudah, seperti di situs judi online yang menjual segala macam alat ukur elektronik. Kamu bisa memilihnya sesuai dengan jenis besaran listrik yang akan diukur.